[Music Review] Illa Illa by Juniel

Illa illa

I know this is super late. I know Juniel and Illa Illa since they both make debut, but it’s just been a week since I watched the MV and understand the lyric.

Juniel pernah mengatakan bahwa Illa berarti bunga liar yang tumbuh di tepi jalan dan mengingatkanmu pada cinta pertamamu. Illa sendiri bukanlah sebuah dunia nyata, tetapi hanya ungkapan saja untuk menggambarkan cinta pertamamu.

Cinta pertama, sebuah peristiwa yang dialami oleh semua orang dan akan selalu diingat seumur hidup. Sebuah pengalaman pertama mengenai cinta dimana saat itu kita semua masih naif dan bahkan tidak percaya bahwa kita bisa jatuh cinta. Namun apa yang terjadi dengan cinta pertamamu? Tidak semua kisah cinta pertama berjalan hingga akhir hayat seseorang. Ada yang hanya berjalan sebentar, ada yang bisa mempertahankan hingga waktu lama namun akhirnya kandas, ada yang bertahan hingga kakek nenek, ada yang sempat terpisah dan akhirnya bertemu lagi, ada juga yang belum sempat menyatakan cintanya…

My baby illa illa illa, illa illa illa

Tidak akan melupakan(mu), cinta

Karena cinta pertama itu indah, cinta pertama itu seperti bunga

Bersemi ketika musim semi tiba – mempesona seperti bunga

Seperti anak kecil, cinta pertama tidak pernah dialami sebelumnya

Karena kamu tidak bisa memberi dan menerima cinta tanpa syarat

Demikian sepotong terjemahan lirik dari “Illa Illa” mengenai indah dan naifnya cinta pertama. Cinta pertama adalah cinta yang murni yang terjadi tanpa melihat siapa orang yang dicintai, apa pekerjaannya, bagaimana keluarganya, apakah dia memiliki masa depan yang cerah atau tidak. Cinta pertama adalah cinta yang tanpa syarat.

illa 2

Lirik tersebut diceritakan dalam sebuah lagu yang bertempo sedang dan diiringi oleh alunan gitar. Suara Juniel yang lembut bisa membuat lagu ini menjadi pilihan ketika suasa hati sedang mellow. Nada yang mengalir dengan tenang juga membuat lagu ini cocok untuk mendamaikan hati dan… tentu saja didengarkan saat hujan turun.

Beralih pada cerita di MV Illa Illa… Tidak jauh dari lirik lagunya, MV Illa Illa juga menceritakan tentang cinta pertama, yaitu tentang seorang pemuda yang jago menggambar dan seorang gaids penjaga toko bunga. Pemuda yang diperankan oleh Kang Minhyuk tersebut menyukai gadis bunga dan sering mampir untuk membeli bunga (terbukti dengan banyaknya bunga illa di kamar si pemuda). Namanya sedang jatuh cinta, pemuda itu menggambar potret si gadis bunga. Gadis itu juga selalu menanti-nanti kedatangan si pemuda. Suatu hari, ketika gambar potret itu selesai dibuat, pemuda tersebut mendapat kabar yang tidak mengenakkan dan ia menyampaikannya pada gadis bunga:

“Permisi… aku… aku besok akan pergi ke New York. Ah, karena itu… aku… sebenarnya aku suka padamu. Apakah mungkin….—- sebenarnya aku tidak mau pergi.”

Tidak ada jawaban dari gadis tersebut karena memang gadis itu tidak mendengar apapun. Akhirnya si pemuda pergi dan meninggalkan potret tersebut.

Tahun demi tahun berlalu hingga gadis bunga tersebut menjadi wanita dewasa. Wanita tersebut mengenang cinta pertamanya dan berkata dalam hati:

“Sejak malam itu…. Sejak kepergiannya… Aku selalu merasa kesepian…”

Kembali ke saat wanita tersebut masih muda. Ia menyatakan perasaannya pada potret dirinya sendiri (tentu saja ditujukan pada pemuda yang menggambarnya) dengan menggunakan bahasa isyarat:

“Aku belum sempat mengatakannya… Aku… juga… cinta padamu.”

illa 1

MV dibuat dengan setting yang sederhana dan romantis banget. Toko bunga yang bernama Illa ini tidak seperti toko bunga, tapi seperti taman mini karena bunga-bunganya ditata sedemikian rupa. Ada sangkar burung besar (beserta burungnya) di dalam toko itu dan dinding-dindingnya pun dirambati tanaman, bahkan lantainya pun berumput! Sepertinya ada dua toko bunga di sini, tapi sama-sama keren penataannya! Warna baju yang dikenakan model dan Juniel juga merupakan warna yang sederhana dan menyejukkan mata. Secara keseluruhan, MV ini sangat kalem dan indah baik dari segi setting tempat, cerita, dan tokohnya sendiri. Pun MV ini tidak hanya indah di mata tetapi di hati karena ceritanya yang menyentuh.

Bisa dibilang ini salah satu MV dengan cerita terkeren di dunia K-pop, apalagi kebanyakan MV K-pop lebih banyak menonjolkan dance dan close-up muka si artisnya.

Intinya, ini MV menyentuh banget dan wajib ditonton. Jangan kaget kalau banyak yang nangis setelah nonton. Semua orang mengalami cinta pertama dan mungkin saja banyak yang mengalami ending seperti di MV ini. Sayang sekali pemuda tersebut tidak pernah kembali ke toko bunga, padahal gadis yang menjadi cinta pertamanya tidak pernah melupakannya..

Melihat cinta pertama itu menyakitkan, cinta pertama itu seperti demam

Karena setelah sakit hingga tidak bisa berpikir, kamu menjadi lebih dewasa

Karena cinta pertama tidak bisa berjalan terus, cinta pertama hanyalah pelengkap yang terus hidup

Kamu tidak mungkin memilikinya karena kamu terlalu mencintainya

Rating: 10/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,160 other followers

%d bloggers like this: