Rebirth……. (or Just Return)

540443_3613566260321_2051066342_n

Baru aja dikasih link blog temennya temen dan kemudian inget kalo aku juga punya blog yang udah lamaaa banget nggak di-update. Kebanyak ngisi blog sebelah sih, jadinya lupa kalo punya blog sendiri. Waktu baca blog-nya temennya temen ini…. agak sedih sih… karena ada postingan yang nggak berkenan di hati tapi akhirnya aku baca juga…  Yah, dari sinilah semua berawal…

Reminisce

Bahasa Indonesianya apa yaaa? Semacam mengenang gitu yaa.. atau nostalgia..

Terakhir aku posting di blog ini tanggal 17 Juni 2012. Waktu itu aku udah kenal dia, aku juga udah nulis di blog sebelah, tapi aku nggak tau kalo empat bulan kemudian aku bakal mengalami sesuatu yang nggak pernah aku bayangkan seumur hidup.

Cerita di artikel ini berawal pada suatu hari di akhir bulan Mei, kalau nggak salah inget, tanggal 25 Mei 2012. Waktu itu aku harus pergi ke Kampus C untuk diberi pengarahan mata kuliah KKN dan bertemu dengan temen-temen yang bakalan kerja bareng aku buat mata kuliah ini. Jujur waktu itu aku males banget buat KKN. Plis, apaan sih KKN itu? Mending magang deh, magang tiga bulan dibanding KKN sebulan juga masih lebih seru magang tiga bulan. Itu dulu. Itu pikiranku dulu.

Tapi karena mata kuliah ini wajib, nggak bisa titip absen, nggak ada temen yang bisa bantu karena lokasi yang beda-beda, dan (sekali lagi) wajib, jadi mau nggak mau tanggal 25 Mei di siang yang terik aku pergi ke Kampus C Universitas Airlangga untuk pengarahan KKN. Walaupun saat itu cuaca sangat panas, dengan berani aku keluar kost mengenakan kaos hitam panjang dan jilbab hitam serta celana jeans sambil mengendarai motor mio hitam.

Singkat cerita, aku berkumpul dengan sekitar 20 orang yang sama-sama ditunjuk untuk KKN di kelurahan Jagir, Surabaya. Aku perhatikan satu-satu. Cewek? No problem, aku bisa temenan dengan siapa saja (kalo cewek). Cowok? Nggak ada yang ganteng sih, tapi ada satu yang captured by my eyes. Dia duduk di sisi kananku (bukan di sebelahku tepat, ada sekitar 3-4 orang yang duduk di antara kami), pake kaos putih, dan menggenggam BlackBerry warna putih. Melihat sekilas saja aku tahu kalau dia bakal jadi ketua kelompok. Dari wajahnya aku tau dia orangnya pinter, disiplin, dan bisa diandalkan. Yap, ternyata tebakanku benar. Dia jadi ketua kelompok karena dia cowok yang berani bicara. I always look at him at that time. He was so charismatic. Aku jadi kepikiran padahal waktu itu aku lagi suka sama orang lain tapi belum sempet approach (Thank God).

Dari pertemuan pertama aku tahu namanya, nama lengkap, dan dia yang wajahnya paling aku hafal daripada temen-temen yang lain. Setiap kali ada rapat pasti yang aku cari wajahnya dia dulu, karena aku nggak hafal wajah temen-temen yang lain. Aku juga selalu nyempetin ikut rapat biar bisa lihat dia dan tell him that I’m exist and my name is Shasha. Karena dia orangnya cuek jadi aku yakin dia nggak mungkin sadar ada yang bernama Shasha di kelompoknya kalo aku cuma ikut rapat sekali dua kali. So, I put an effort to make him recognize me.

Ada kejadian memalukan yang aku takut bikin dia illfeel. Tapi ternyata itu adalah hari dimana dia mulai recognize me. Yah, memalukan tapi ternyata membawa berkah. Karena memalukan jadi aku nggak akan cerita di sini. Hmm…. nggak seberapa memalukan sih, lebih tepatnya kejadian nggak penting.

Waktu berlalu, hari berganti hari, aku suka sama dia, tapi aku nggak bisa berharap banyak. Aku susah kalo harus ngedeketin cowok duluan, dianya cuek, mungkin dia udah punya cewek, mungkin aku bukan tipe cewek yang dia suka, macem-macem lah. Aku cuma bisa liat dari jauh aja and work like a professional. Aku sempet cerita ke temen-temen lain yang bukan kelompok KKN kalo aku suka sama ketua kelompok. Dan siap sangkan kalo ternyata dia mulai deketin aku? Yang ini nggak perlu diceritain yaaa… semua orang tau kira-kira ceritanya kayak gimana.

Singkat cerita kita jadian. Aku yang awalnya nggak berekspektasi bakal cinlok KKN, ternyata ngalamin sendiri and I feel so special. Ada cerita dari sebulan KKN jadi aku nggak merasa sia-sia. Aku berjanji bakal jaga dia, pacar pertamaku…

Regret

It all ended in the end of September…

Kalau di blog temennya temenku… di cerita kalau dia cinlok KKN juga… dan mereka beli jam tangan couple di malioboro…. dan dia berharap mereka bisa langgeng… here, I will tell you that, my love story has ended.

Regret… itu yang aku rasakan. Bukan menyesal karena aku pacaran sama dia.. tapi karena aku sangat sembrono waktu itu. Tidak berpikir panjang dan akhirnya menghancurkan impianku sendiri. What is my dream? Aku punya impian aku cuma pacaran sekali, I want to be special… Pacaran sekali dengan orang yang akan menjadi suamiku… Langgeng… Nggak pernah tau rasanya putus cinta… Is it impossible? It’s impossible for ordinary people like us…

That’s not his fault.. It’s my fault… Aku yang terlalu cepat ambil keputusan, saking egoisnya… Aku merasa aku sudah tau segalanya tentang dia, but I knew nothing… Aku merasa bisa berhadapan dengan semua orang, tapi aku lupa nggak semua orang kayak aku. Ada orang yang pilih-pilih… Aku merasa semua masalah bisa aku selesaikan, but…it can’t…kalau cuma aku yang berusaha untuk menyelesaikannya sendirian…

Sesaat aku menuduh dia bodoh karena tidak berusaha untuk menyelesaikan masalah, tapi akhirnya aku sadar kalau aku juga bodoh karena aku nggak ngapa-ngapain…

Readjust

Mantan yang baik adalah mantan yang menjaga komunikasi

Beberapa hari yang lalu aku merasa ditampar dengan kata-kata itu. Kenapa? Because I deleted him completely… you know what I mean…

Dia pacar pertamaku, jadi aku nggak akan bisa ngelupain dia segampang dia ngelupain aku, pacar kesekiannya..

Tapi seleksi alam membuatku berusaha untuk readjust sesegera mungkin dengan keadaan, karena yang beradaptasi dialah yang bertahan. Kalau aku terus-terusan berada di era saat aku sama dia, maka aku nggak akan bisa maju.

Life changes so easily.. Kita tidak tau apa yang akan terjadi beberapa hari lagi, beberapa bulan lagi… Seperti yang aku rasakan dan aku tulis ketika menonton film Sunny.

Jika enam bulan yang lalu aku tidak mengira akan menjadi mantan seseorang, mungkin saja enam bulan berikutnya, tanpa aku prediksi, aku sudah menjadi istri orang, aku belajar di luar negeri, bersahabat dekat dengan Super Junior dan SNSD, punya rumah sendiri, atau apa pun lah…

Dari beberapa bulan yang singkat ini aku bisa dapet beberapa pelajaran, nggak banyak, tapi bisa ngubah beberapa hal. Dan seperti kata Britney Spears… I’m stronger than yesterday

Stronger than yesterday
Now it’s nothing but my way
My lonliness ain’t killing me no more
I’m stronger

So, do you believe in Love at First Sight?

I do…

I do believe in love at first sight…

I experienced it twice, so with no doubt I declare that I believe in love at first sight…

BUT!

I also believe it will dissappear as fast as you blink your eyes

 

 

 

P.S. untuk temen-temenku KKN, bebeb-bebeb Jagir, I miss you all :”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: